GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Bulog saat sidak ke kios- kios pengecer beras SPHP

BULOG NTT Periksa Kios Terkait Dugaan Beras Oplosan di Kupang

IDETORIAL.com, Kupang — Perum BULOG Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menurunkan tim untuk memeriksa kios yang diduga menjual beras dengan kualitas dan harga yang tidak sesuai ketentuan, menyusul pemberitaan mengenai dugaan peredaran beras oplosan di Kota Kupang.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri laporan masyarakat sekaligus memastikan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan kepada masyarakat memenuhi standar mutu dan layak dikonsumsi.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, Jumat, 9 Oktober 2026 menjelaskan, informasi dan keluhan masyarakat menjadi perhatian serius pihaknya. Tim yang diturunkan bertugas memeriksa kondisi beras yang dijual serta memastikan kesesuaian harga di tingkat pengecer.

“Kami sudah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan kepada kios yang diduga menjual beras dengan kualitas dan harga yang tidak sesuai. Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh beras SPHP dengan mutu yang sesuai dan harga yang mengikuti ketentuan,” kata Arrahim.

Menurut dia, pengecekan dan penelusuran diperlukan agar informasi yang berkembang dapat dipastikan kebenarannya dan menjadi dasar bagi tindak lanjut yang tepat. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya BULOG menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program SPHP.

31 Atlet Perkemi Kupang Buru Prestasi di Badung Cup 2026

Dalam penyalurannya, BULOG bekerja sama dengan mitra pengecer di pasar pemerintah, Rumah Pangan Kita (RPK), serta unsur TNI dan Polri. Mitra pengecer resmi ditandai dengan spanduk yang menunjukkan status mereka sebagai penyalur beras SPHP.

Seluruh mitra tersebut diwajibkan menjaga kualitas beras, memperhatikan kondisi penyimpanan, dan menjual sesuai ketentuan harga agar tidak melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku.

“Kami menegaskan kepada seluruh mitra agar menjaga mutu beras, memperhatikan kondisi penyimpanan, dan mematuhi ketentuan harga. Program SPHP harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, pengawasan dan tindak lanjut terhadap keluhan merupakan bagian penting dari tanggung jawab pelayanan kami,”tutup Arrahim.

(Lidia)

Serena Francis Serahkan Langsung Bantuan untuk Korban Gempa SBD

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement