IDETORIAL.com, Kupang – Sebanyak 31 atlet yang tergabung dalam kontingen Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengikuti Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo antarkabupaten/kota Piala Bupati Badung Cup 2026 di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali, 8–11 Oktober 2026.
Kontingen tersebut terdiri atas 17 atlet putra dan 14 atlet putri, didampingi empat pelatih, manajer, dan ofisial. Para atlit mengikuti berbagai nomor randori dan embu untuk menguji kemampuan sekaligus mengejar prestasi dalam kejuaraan tingkat nasional tersebut.
Para atlet dilepas Wali Kota Kupang di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Sabtu, 3 Oktober 2026. Pertandingan dimulai Jumat, 9 Oktober 2026, setelah rangkaian registrasi peserta, penimbangan badan, penyegaran wasit, dan technical meeting pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Dalam kejuaraan ini, kontingen Kota Kupang mengikuti nomor randori perorangan putra kelas 50 kilogram, 55 kilogram, 60 kilogram, 65 kilogram, 70 kilogram, dan 70 kilogram ke atas. Untuk randori perorangan putri, atlet turun pada kelas 45 kilogram, 50 kilogram, 55 kilogram, 60 kilogram, 65 kilogram, dan 65 kilogram ke atas.
Kontingen juga mengikuti nomor randori beregu putra dan putri. Pada nomor embu, atlet berkompetisi dalam embu tandoku remaja putra dan putri tingkat dan, serta embu tandoku remaja putra dan putri tingkat kyu.
Selain itu, atlet Kota Kupang mengikuti nomor embu berpasangan dewasa putra I dan, embu berpasangan remaja campuran I kyu dan II kyu, embu berpasangan remaja putra I kyu dan II kyu, serta embu berpasangan remaja putri I kyu dan II kyu. Kontingen mengikuti seluruh nomor yang dipertandingkan, kecuali embu tandoku remaja tingkat kyu, baik putra maupun putri.
Pada pertandingan Jumat, 9 Oktober 2026, sejumlah atlet Kota Kupang mulai mencatatkan hasil. Gustafo yang turun pada nomor randori putra kelas 70 kilogram ke atas harus mengakui keunggulan atlet Papua Barat, tetapi masih memiliki satu kesempatan bertanding.
Sementara itu, atlet NTT berinisial NYY meraih satu kemenangan atas atlet Jakarta Utara pada nomor randori putra kelas 55 kilogram. Kemenangan juga diraih atlet Kota Kupang pada nomor randori putra kelas 60 kilogram atas atlet Kota Depok.
Pada nomor embu berpasangan dewasa putra I dan, Aristo Gaudens dari Kota Kupang menempati urutan pertama bersama atlet Kalimantan Timur pada penyisihan pertama. Bethania berada di urutan kedua pada nomor embu tandoku remaja putri, sedangkan Kristian menempati urutan pertama pada nomor embu tandoku remaja putra.
Ketua Umum Pengurus Provinsi Perkemi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat, mengapresiasi pengurus, pelatih, dan atlet yang terus menunjukkan komitmen mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan. Menurutnya, hal tersebut merupakan hasil pembinaan atlet yang dilakukan secara rutin dan berjenjang.
“Saya mengapresiasi pengurus, pelatih, manajer, ofisial, dan seluruh atlet yang terus menunjukkan komitmen dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan. Kempo di NTT memiliki pembinaan yang rutin dan berjenjang, mulai dari usia dini hingga dewasa, sehingga regenerasi atlet dapat terus berjalan,” kata Ketua Umum Pengprov Perkemi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat.
Julie mengatakan, kempo merupakan salah satu cabang olahraga di NTT yang konsisten membina atlet mulai dari usia dini hingga dewasa. Persebaran kepengurusan Perkemi di kabupaten dan kota juga menjadi modal untuk menjaga kesinambungan regenerasi atlet.
Ia berharap seluruh atlet Kota Kupang dapat mengikuti pertandingan dengan baik, menjaga kesehatan dan keselamatan, serta memaksimalkan kemampuan yang telah diasah melalui latihan. Ia juga mengingatkan atlet agar mempersiapkan kondisi fisik dan mental serta tetap berdoa selama menjalani kompetisi.
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan NTT I itu turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Provinsi NTT atas dukungan yang memungkinkan kontingen mengikuti kejuaraan di Bali.
Julie menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan kempo di NTT, termasuk mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan mendatang dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Provinsi NTT atas dukungan yang diberikan sehingga kontingen ini dapat mengikuti kejuaraan. Saya berharap para atlet tetap semangat berlatih dan terus meningkatkan prestasi, terutama dalam mempersiapkan diri menghadapi PON XXII 2028,” ujarnya.
Keikutsertaan dalam Badung Cup 2026 diharapkan menjadi kesempatan bagi atlet Kota Kupang untuk mengukur hasil pembinaan, menambah pengalaman bertanding, dan meningkatkan daya saing menuju kompetisi tingkat nasional berikutnya.
(Lidia)