GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Pelepasan kontingen Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Kupang di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Sabtu (3/10)

Wali Kota Kupang Lepas 31 Atlet Kempo ke Badung Cup 2026

IDETORIAL.com, Kupang — Wali Kota Kupang, Chris Widodo, secara resmi melepas kontingen Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Kupang di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Sebanyak 31 atlet Shorinji Kempo diberangkatkan untuk bertanding pada Kejuaraan Nasional Antar Kabupaten/Kota Shorinji Kempo Bupati Badung Cup 2026 yang berlangsung di GOR Purna Krida, Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali, pada 8–11 Oktober 2026.

Dalam arahannya, Chris menekankan bahwa para kenshi tidak hanya memikul target medali, tetapi juga membawa nama baik dan harapan seluruh masyarakat Kota Kupang. Ia meminta para atlet untuk menanamkan mental petarung yang dipadukan dengan sikap disiplin dan kerendahan hati seorang kesatria selama berada di medan laga maupun di luar arena.

“Kepergian kalian bukan hanya membawa nama pribadi atau Perkemi. Di pundak kalian ada nama Kota Kupang dan harapan masyarakat,” tegas Chris.

Secara keseluruhan, kontingen Kota Kupang memberangkatkan 35 personel, terdiri atas 31 atlet (17 putra dan 14 putri) serta empat orang pelatih, manajer, dan ofisial. Rombongan dijadwalkan bertolak ke Bali pada 7 Oktober dan kembali ke Kupang pada 12 Oktober 2026.

LLMC III 2026 Kembali Bergulir, PSSI Tetapkan Jadi Agenda Tahunan

Atlet Kota Kupang akan turun di 29 dari total 42 nomor pertandingan, meliputi 10 nomor Randori (perkelahian bebas) dewasa serta 19 nomor Embu (kerapian teknik) tingkat remaja dan dewasa.

Menghadapi nomor Randori yang menguras fisik dan menguji keberanian, Wali Kota mengingatkan pentingnya kontrol mental. Menurutnya, kemenangan sangat ditentukan oleh kemampuan mengendalikan diri agar tidak berada dalam dua kondisi ekstrem: terlalu percaya diri hingga meremehkan lawan, atau berkecil hati karena rasa takut.

Berbekal pengalamannya sebagai dokter KONI, Wali Kota Kupang juga mengingatkan para kenshi untuk menjaga kondisi kesehatan fisik, menaati instruksi pelatih, mematuhi pola makan, dan beristirahat yang cukup.

Keikutsertaan tahun ini mengandung misi historis tersendiri. Pada ajang Bupati Badung Cup 2018, Perkemi Kota Kupang sukses keluar sebagai Juara Umum I dan membawa pulang piala bergilir.

Setelah kejuaraan tersebut sempat vakum, piala bergilir tersebut akan diserahkan secara resmi oleh Wali Kota Kupang pada pembukaan kejuaraan di Badung, sekaligus menandai dimulainya perjuangan untuk merebut kembali prestasi tertinggi tersebut.

Investor Pasar Modal Kupang Tembus 25.918 SID, Saham Jadi Pilihan Utama

Di sisi lain, Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk mendukung pembinaan olahraga secara berkelanjutan. Tahun ini, Pemkot Kupang kembali menggelar ajang Wali Kota Cup dengan dukungan anggaran sebesar Rp100 juta.

Ketua Umum Perkemi Kota Kupang, Jefry Pelt, menambahkan bahwa iklim pembinaan kempo di Kota Kupang tumbuh pesat. Dari 23 dojo yang berpartisipasi dalam kejuaraan lokal, 20 di antaranya aktif membina atlet di wilayah Kota Kupang. Hal ini menjadi modal kuat untuk menjamin regenerasi dan keberlanjutan prestasi olahraga kempo di masa depan.

“Yang paling penting dari pertumbuhan ini bukan hanya jumlah dojo, tetapi bagaimana kita memastikan pembinaan berjalan dan melahirkan atlet-atlet baru, untuk menjaga regenerasi dan prestasi kempo secara berkelanjutan,” kata Jefry Pelt.

Perkemi Kota Kupang menargetkan pembinaan tidak berhenti pada kejuaraan lokal. Regenerasi atlet menjadi fondasi untuk menjaga keberlanjutan prestasi, sekaligus memperbesar peluang lahirnya atlet kempo Kota Kupang, yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

(Lidia)

Penilaian Maladministrasi Jadi Indikator Kinerja, Enam Layanan Publik Alor Diuji Ombudsman

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement