GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Pencanangan Sensus Ekonomi Kota Kupang

Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Kupang Tekankan Pentingnya Data Akurat

IDETORIAL.com, Kupang – Wali Kota Kupang, Chris Widodo, menegaskan pentingnya data yang akurat sebagai fondasi utama dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan program pemerintah sangat ditentukan oleh kualitas data yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan.

Penegasan tersebut disampaikan saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 tingkat Kota Kupang, Rabu 24 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, Wali Kota menilai pelaksanaan sensus ekonomi memiliki peran strategis karena akan menghasilkan data terkini mengenai kondisi dan aktivitas ekonomi masyarakat yang dibutuhkan pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

Menurut Christian, berbagai program pembangunan, mulai dari pengentasan kemiskinan, pemberdayaan pelaku usaha, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat, harus didasarkan pada data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Tanpa data yang akurat, pemerintah berisiko mengambil kebijakan yang tidak sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

“Kalau kita tidak mengetahui kondisi masyarakat secara tepat, maka akan sulit menyusun program yang benar-benar menjawab kebutuhan mereka. Karena itu, data menjadi dasar utama dalam setiap proses pembangunan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa sensus ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan upaya membangun basis informasi yang akan menentukan arah pembangunan daerah dalam beberapa tahun ke depan. Data yang terkumpul nantinya akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi masyarakat, perkembangan usaha, hingga potensi sektor-sektor ekonomi yang dapat dikembangkan.

Penerimaan Pajak NTT Tumbuh 31,33 Persen

Dalam konteks tersebut, Wali Kota memberikan apresiasi kepada para petugas sensus yang bertugas mengumpulkan data di lapangan. Menurutnya, petugas sensus memegang peran penting karena kualitas data yang dihasilkan sangat bergantung pada ketelitian dan profesionalisme mereka dalam melakukan pendataan.

Ia menyebut setiap data yang dicatat memiliki nilai strategis karena menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan prioritas pembangunan dan pelayanan publik. Oleh karena itu, para petugas diminta menjaga integritas, akurasi, dan objektivitas selama menjalankan tugas.

Selain itu, Pemerintah Kota Kupang menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui koordinasi dengan perangkat daerah, pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga tingkat RT dan RW. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran proses pendataan di seluruh wilayah Kota Kupang.

Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas sensus. Menurutnya, keterbukaan masyarakat akan menentukan kualitas data yang dihasilkan dan pada akhirnya berpengaruh terhadap kualitas kebijakan pembangunan yang disusun pemerintah.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Kupang, Ivadia Elmina Patola, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan statistik nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai kondisi perekonomian Indonesia hingga tingkat daerah.

OJK Cabut Izin Usaha BPR Ceper Permata Artha

Di Kota Kupang, pelaksanaan sensus melibatkan 289 petugas yang terdiri atas 255 petugas pendata lapangan dan 34 petugas pemeriksa lapangan. Pendataan berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dan mencakup seluruh wilayah Kota Kupang, termasuk berbagai jenis usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Data yang diperoleh dari sensus ini akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, evaluasi program pemerintah, serta perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran di masa mendatang.(lId)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement