EDITORIAL.com, Kupang – Sebanyak 5 ribu orang ikut meramaikan semarak pawai malam Takbiran ‘Bertakbir Season 3″ di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai malam kemenangan menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat, 20 Maret 2026.
Pawai Takbiran “Bertakbir Season 3” di Kupang mengusung tema “Kasih di Hari yang Fitri”, secara resmi dilepas oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena, dan diterima oleh Wali Kota Kupang, Chris Widodo di Bundaran Patung Tirosa.
Terut menghadiri Ketua MUI Kota Kupang, H. Muhammad MS, Ketua DPRD Kota Kupang, Richard E. Odja, unsur Forkopimda tingkat provinsi dan Kota Kupang, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, para Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Kupang, H. Ali Muddin, tokoh lintas agama, serta warga Kota Kupang.
Wali Kota Kupang, Chris Widodo dalam sambutannya menegaskan bahwa, kegiatan Pawai Kupang Bertakbir Season 3, bukan sekadar seremoni tahunan melainkan sebuah perjalanan batin, yang sarat makna spiritual dan nilai kebersamaan.
“Bagi saya, malam bertakbir ini bukan hanya perjalanan dari titik A ke titik B. Ini adalah perjalanan batin. Ini bukan hanya perayaan, tetapi ekspresi iman yang bergerak, mengisi ruang-ruang Kota Kupang dengan lantunan takbir yang indah,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa, takbir yang dikumandangkan bukan sekadar suara melainkan pengakuan atas kebesaran Tuhan, sekaligus pengingat bagi manusia untuk senantiasa saling menghargai, mencintai, dan mengasihi satu sama lain.
“Tema Kasih di Hari yang Fitri, sangat relevan dan mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Kota Kupang,”tambah Chris
Ketuan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Kupang, Bustaman, menyampaikan bahwa Pawai Takbiran tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa, tetapi juga sebagai momentum memperkuat kasih sayang, persaudaraan, serta semangat saling memaafkan di tengah masyarakat yang majemuk.
“Semangat ini menjadi landasan penting dalam menjaga kerukunan dan harmoni sosial di Kota Kupang,”tandas Bustaman dalam sambutannya.
Pawai malam takbiran “Kupang Bertakbir Season 3” juga melibatkan pemuda lintas gereja, berbagai organisasi kemasyarakatan dan elemen pemuda, yang ikut berpartisipasi dan mendukung jalannya kegiatan, termasuk pemasangan spanduk ucapan Idul Fitri di sejumlah gereja yang dilalui peserta pawai. (Lid)