GULIR UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

17 Tahun Perumda Air Minum, Wali Kota Kupang Akui Masih Ada Tantangan Layanan Air Bersih Bagi Warga

IDETORIAL.com, Kupang – Wali Kota Kupang, Chris Widodo mengakui masih adanya berbagai tantangan dalam pelayanan air bersih di Kota Kupang.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Acara Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Perumda Air Minum Kota Kupang, Kamis, 16 April 2026.

“Tugas Perumda belum selesai, selama masih ada masyarakat yang belum mendapatkan akses air bersih secara layak,”kata Wali Kota Kupang, Chris Widodo

Ia menegaskan, momentum perayaan HUT bukan sekedar perayaan namun juga tonggak untuk meneguhkan kembali tanggung jawab kemanusiaan dalam pelayanan air bersih. Ia mengingatkan bahwa air sebagai sumber kehidupan, tidak pernah memilih kepada siapa ia mengalir, sehingga pelayanan publik pun harus dijalankan secara adil, merata, dan tanpa pamrih.

“Pelayanan air adalah pelayanan kemanusiaan. Air tidak pernah memilih, maka kita pun tidak boleh memilih dalam melayani masyarakat, kita tidak boleh puas hanya karena air sudah mengalir, tetapi harus memastikan keadilan, kualitas, dan kepastian layanan ikut mengalir bersama,”tandas Chris.

Seminggu Jabat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto di Ciduk Kejagung, Ombudsman RI Keluarkan Pernyataan Sikap

Perumda Air Minum Kota Kupang dibentuk untuk sekadar berperan sebagai operator teknis dan tampil baik secara administratif, melainkan untuk menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan air bersih di Kota Kupang.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, menyampaikan bahwa hingga saat ini Perumda telah melayani sekitar 17.500 pelanggan dengan cakupan kurang lebih 20 persen. Ia menjelaskan bahwa jika digabungkan dengan operator lain seperti PDAM Kabupaten Kupang dan SPAM Provinsi NTT, maka cakupan pelayanan air bersih di Kota Kupang mencapai sekitar 30 persen.

Ia juga mengungkapkan hasil survei kepuasan pelanggan yang menunjukkan indeks kepuasan masyarakat berada pada angka 82 dengan kategori baik.

“Meski demikian, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dibenahi, terutama dalam manajemen pengaduan pelanggan, kompetensi sumber daya manusia, serta peningkatan sarana dan prasarana pelayanan,”terang Isodorus.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selama 17 tahun Perumda tidak hanya mengalirkan air, tetapi juga mengalirkan harapan. Berbagai pengaduan yang diterima setiap hari menjadi bentuk harapan masyarakat yang harus dijawab dengan kerja nyata. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang, termasuk rencana penguatan melalui penyertaan modal untuk memperluas jaringan pelayanan air bersih.

Kategori Rendah, Pemkab Sikka Janji Benahi Kualitas Layanan Publik Lebih Optimal

Perayaan HUT ke-17, Perumda Air Minum Kota Kupang juga menyelenggarakan berbagai rangkaian acara diantaranya peluncuran program promosi sambungan rumah, peluncuran website resmi Perumda Air Minum, pemasangan sambungan rumah gratis bagi 17 warga berpenghasilan rendah, serta kegiatan berbagi kasih ke panti asuhan.

Selain itu, turut dilaksanakan kegiatan donor darah bagi pegawai dan masyarakat umum, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pasar murah, talkshow di radio bertema “17 Tahun Perumda Air Minum Mengalirkan Harapan”, sosialisasi HIV/AIDS bersama Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kota Kupang di SMA Santo Arnoldus Janssen dan SMPN 11 Kupang, peresmian Forum Pelanggan, peluncuran program Berbagi Air, serta gelar UMKM yang melibatkan pelaku usaha lokal. (*)

error: Konten ini dilindungi !!
× Advertisement
× Advertisement